Matematika

Visi Program Studi Matematika
Program Studi Matematika UNU Blitar mempunyai visi membentuk sarjana Matematika berilmu pengetahuan dan profesional dalam bidangnya, berjiwa Pancasila, serta menjadi rujukan dalam penyelenggaraan tridharma perguruan tinggi bidang matematika dan pembelajarannya.
Misi Program Studi Matematika
Misi Program Studi Matematika adalah sebagai berikut.
Berusaha mewujudkan lulusan Program Studi Matematika yang berkualitas tinggi, yakni dengan terbentuknya sarjana-sarjana Pancasilais, berilmu pengetahuan dan profesional, cakap dan mandiri, mampu menerapkan dan mengembangkan ilmunya untuk kepentingan pembangunan masyarakat dan bangsanya, serta mampu membaktikan Rasa, Karsa dan Cipta pada Nusa dan Bangsanya.
Bekerja keras untuk meningkatkan peran Universitas sebagai lembaga yang mampu menjadi pusat rujukan masyarakat ilmiah, kritis dan inovatif, tanggap terhadap perubahan yang terjadi dimasyarakat melalui Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Melaksanakan pengabdian kepada masyarakat dibidang matematika untuk mengimplementasikan ipteks di masyarakat.
Menjalin kerjasama dengan lembaga pendidikan tinggi dalam dan luar negeri dalam rangka melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi..
Tujuan Program Studi
Untuk mewujudkan misi tersebut maka tujuan Program Studi Matematika UNU Blitar adalah:
Menghasilkan lulusan Program Studi Matematika yang berkualitas tinggi.
Menghasilkan lulusan Program Studi Matematika yang Pancasilais.
Menghasilkan lulusan Program Studi Matematika yang berilmu pengetahuan dan profesional, cakap dan mandiri.
Menghasilkan lulusan Program Studi Matematika yang mampu menerapkan dan mengembangkan ilmunya untuk kepentingan pembangunan masyarakat dan bangsanya, serta mampu membaktikan Rasa, Karsa dan Cipta pada Nusa dan Bangsanya.
Menghasilkan lulusan Program Studi Matematika yang bekerja keras untuk meningkatkan peran Universitas sebagai lembaga yang mampu menjadi pusat rujukan masyarakat ilmiah.
Menghasilkan lulusan Program Studi Matematika yang kritis dan inovatif.
Menghasilkan lulusan Program Studi Matematika yang tanggap terhadap perubahan yang terjadi dimasyarakat melalui Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Baik, mayoritas mahasiswa yang kuliah di jurusan matematika memang pandai sekali berhitung, namun tidak hanya berhitung, mahasiswa di jurusan matematika pandai dalam menduga dan memprediksi sesuatu yang akan terjadi kedepannya dengan peluang-peluang yang mungkin terjadi, mempunyai akal dan pikiran yang kreatif terhadap sesuatu yang tunggal dan banyak baik secara nyata maupun samar, hingga dapat melakukan sesuatu keputusan yang baik dalam setiap pilihan yang rumit. Namun kebanyakan orang mengira bahwa orang yang gemar matematika biasanya orangnya pelit, pendiam, culun, alay, dan kawan-kawannya. Hanya persepsi orang negatif, bodoh, pendendam dan orang yang takut akan matematika yang berpikiran bahwa orang yang gemar matematika memiliki kepribadian seperti itu. Kenyataannya, justru orang yang gemar matematika adalah semua orang yang ada di muka bumi ini. Cie elah. Tapi memang faktanya seperti itu. Karena setiap ilmu yang kita pelajari di dunia ini tidak terlepas dari perhitungan matematika. Baik dibidang ekonomi, hukum, manajemen, psikologi, sosial, hingga agama sekalipun selalu ada perhitungan matematika. Ya itulah sebabnya matematika memang banyak diterapkan di ilmu lain. Oleh sebab itu matematika merupakan ibu dari segala ilmu di dunia. Pengembangan diri dan karakter dalam ilmu matematika tak selalu dipandang buruk karena penerapan matematika banyak diterapkan dalam dunia kerja. Pelatihan pengembangan diri dan karakter dalam ilmu matematika bagi mahasiswa akan didapat saat mahasiswa berada di jenjang perkuliahan. Baik dengan cara mengikuti perkuliahan pembangunan karakter, softskill, hardskill, mengikuti organisasi himpunan mahasiswa, organisasi universitas, organisasi masyarakat, hingga kerja sambilan. Jadi jangan khawatir bagi kalian yang punya persepsi buruk akan matematika akan jelas terlihat saat kalian kuliah nanti, khususnya bagi jurusan matematika tentunya bisa membuktikan kalau jurusan matematika tidak dipandang buruk seperti ini. Karena di jurusan matematika di kuliah, mahasiswa akan lebih akrab satu sama lainnya (dengan kata lain tidak ada saling permusuhan satu sama lainnya) sampai akrab ke masyarakat luas bagaimana mereka menerapkan ilmu matematika mereka dalam kehidupan sehari-harinya.

1. Tenaga Pengajar
Ya, tenaga pengajar atau biasa kita sebut sebagai guru, dosen, pelatih, pembimbing atau trainer merupakan salah satu pekerjaan yang umum yang sebenarnya cocok bagi lulusan matematika di kuliahan.

2. PNS (Pegawai Negeri Sipil)
PNS atau biasa disebut dengan Civil Engineer dalam bahasa inggrisnya merupakan suatu pekerjaan yang dikelola oleh negara yang berstatuskan sebagai perusahaan jawatan. PNS ini bekerja pada suatu departemen, lembaga non departemen, kesekretariatan lembaga tinggi negara, dan kepaniteraan pengadilan. Contohnya seperti di sekolah, rumah sakit, lembaga masyarakat, kampus, perpustakaan, dan instansi-instansi lembaga pemerintah yang lainnya. Sebenarnya kerja jadi PNS ngapain aja sih? Setiap orang yang menjabat sebagai PNS memiliki pekerjaan tersendiri, tergantung letak penempatan kerjanya. Biasanya mencatat dan mengelola data administrasi kesipilan dari setiap masing-masing instansi. Peran matematika dalam PNS sangat penting dalam analisa dan pengelolaan data administrasi kesipilan karena dari sini dapat dibuat keputusan agar suatu instansi dapat memilih keputusan dan kebijakan untuk menjadikan instansi tersebut dapat bekerja dan dikelola lebih optimal. Lowongan kerja jadi PNS memang cukup jarang namun dibuka secara serentak di seluruh Indonesia, berlaku untuk semua bidang minat di Matematika.

3. Petugas Bank
Ya setiap bank pasti membutuhkan orang-orang yang latar belakangnya dari jurusan matematika. Jadi jangan khawati bagi kalian yang tidak mau bekerja sebagai tenaga pengajar, kalian dapat bekerja sebagai petugas di Bank. Biasanya bidang minat yang dicari oleh perusahaan Bank di bidang ilmu matematika kebanyakan adalah terapan dan statistik

4. Arsitektur
Menjadi seorang arsitektur butuh pengetahuan yang tinggi mengenai desain dan juga gambar. Bahkan dalam ilmu matematika, sesuatu hal yang berbentuk dengan desain membutuhkan ilmu geometri yang baik. Tak jarang untuk menjadi seorang arsitektur membutuhkan kemampuan matematika geometri yang tinggi, itupun juga termasuk kemampuan dalam memecahkan permasalahan yang berhubungan dengan trigonometri, aljabar, matriks, vektor secara visualnya ketika dia mendesain ke dalam blue print-nya. Proyek pembangunan suatu bangunan yang baru membutuhkan seorang arsitektur yang handal dalam desain dan juga matematika. Selain geometri, tentunya keuangan diperlukan dalam seorang arsitektur untuk menghitung dan menganalisa keuangan yang diperlukan dalam pembangunan proyek yang dia lakukan

5. Aktuaris
Aktuaris merupakan salah satu pekerjaan yang tidak dipandang lebih oleh masyarakat dari lapangan kerja yang membutuhkan seorang matematika dikarenakan persepsi yang berbeda. Namun, siapa sangka jika seiring berkembangnya waktu, teknologi, dan musibah yang tidak pasti terjadi pekerjaan menjadi seorang aktuaris merupakan salah satu pekerjaan yang paling banyak diminati oleh lulusan matematika. Kenapa? Karena aktuaris ini merupakan pekerjaan yang memiliki peranan yang sangat penting bagi masyarakat di dunia khususnya bagi para pekerja atau perusahaan yang terlibat akan sesuatu yang tidak pasti terjadi. Karena pekerjaan aktuaris adalah menyusun dan menganalisa suatu data statistik untuk menghitung peluang terjadinya kematian, sakit, cidera, cacat, pengangguran, pensiunan, dan kerugian secara material dan subjektif.

6. Peneliti Saintis
Biasanya kalau sudah berkecimpung dengan tugas praktikum, sering terlintas di dalam benak kalian kalau jurusan matematika bisa saja menjadi seorang peneliti yang meneliti sesuatu hal. Atau bisa saja menjadi seorang saintis. Ya lulusan jurusan matematika bisa menjadi seorang peneliti saintis. Seorang peneliti saintis biasanya berkutat dengan riset operasional, pemodelan matematika, pengelolaan dan pengendalian mutu, analisa dan eksplorasi data besar (Big Data Analysis and Exploration), mengembangkan dan menciptakan sesuatu yang baru (research and development), hingga pembuatan jurnal ilmiah yang bermanfaat bagi masyarakat luas

7. Pengacara
Loh kok pengacara? Kok bisa lulusan matematika bisa jadi pengacara? Sangat mungkin! Tidak hanya lulusan hukum saja yang bisa menjadi pengacara, namun lulusan matematika bisa jadi pengacara. Bukannya tidak ada hitung-menghitung ya kalau jadi pengacara. Walaupun dalam pekerjaan pengacara bisa dikatakan jarang sekali adanya hitung-menghitung namun jurusan matematika memiliki dasar analisis, penelitian, serta pemahaman dan penguasaan konsep kerumitan hukum yang kuat menjadi keahlian bagi lulusan matematika untuk berkecimpungan di dunia hukum khususnya sebagai pengacara hukum. Tak jarang bahwa lulusan matematika banyak yang terjun di dunia hukum sebagai pengacara.

8. Insinyur
Penggunaan komputer banyak diminati oleh masyarakat karena kemudahan penggunaannya dalam dunia kerja sehingga tak heran saingan insinyur ini bisa berasal dari lulusan ilmu komputer, teknik, serta lulusan yang lainnya. Namun matematika justru lebih mengungguli dari lulusan yang lainnya. Hal ini disebabkan karena segala pusat perhitungan, analisa data, serta pengambilan keputusan bergantung pada hasil matematisnya. Prinsip matematika bagi pekerja insinyur banyak sekali diterapkan teurtama dalam hal diagnosa obat-obatan, animasi grafik, desain interior, kriptografi, jaringan paralel, pembuatan robot, pembuatan mesin, pengendalian mutu dan masih banyak lagi.

9. Petugas Marketing
Di setiap perusahaan, selalu dibutuhkan petugas marketing untuk mempromosikan hasil karya dan produk perusahaan ke masyarakat luas. Selain promosi, analisa kualitas produk yang dibuat serta prediksi hasil penjualan produk merupakan pekerjaan yang harus dimiliki seorang marketing. Belakangan ini, hanya lulusan jurusan matematika dan statistika yang paling banyak dibutuhkan untuk menjadi seorang pegawai marketing di masing-masing perusahaan. Karena tak hanya orang yang ahli di bidang ekonomi, komersial, komunikasi, serta pemasaran namun jurusan matematika dan statistika juga dibutuhkan sebagai pegawai marketing.

Dan masih banyak lagi