Foto Bercerita, Desain Berbicara: Mahasiswa Matematika dan Fisika UNU Blitar Pertajam Kreativitas Digital
BLITAR – Himpunan Mahasiswa Program Studi Matematika dan Fisika Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Blitar sukses menyelenggarakan kegiatan peningkatan kapasitas mahasiswa melalui workshop bertajuk "Desain Grafis dan Fotografi". Acara yang diselenggarakan pada hari Sabtu, 13 Desember 2025 ini, mengambil tempat di Aula Lantai 3 Universitas Nahdlatul Ulama Blitar. Kegiatan ini dirancang secara khusus sebagai upaya nyata organisasi mahasiswa dalam merespons tantangan zaman, di mana kemampuan visual kini telah menjadi kebutuhan dasar yang harus dimiliki oleh mahasiswa dari disiplin ilmu apa pun, termasuk bagi mereka yang bergelut di bidang ilmu eksakta.
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Bapak Fatra Nonggala Putra, M.Kom., selaku Dekan Fakultas Ilmu Eksakta UNU Blitar. Dalam sambutannya, beliau memberikan motivasi kuat agar mahasiswa mampu melintasi batas disiplin ilmunya dengan menegaskan, "Di era digital yang serba cepat ini, mahasiswa eksakta tidak boleh hanya terpaku pada rumus dan angka di dalam kelas saja. Kalian harus memiliki nilai tambah melalui penguasaan teknologi visual, agar ide-ide brilian dari pemikiran matematika dan fisika dapat dikomunikasikan secara kreatif dan profesional kepada masyarakat luas." Kehadiran para pembina himpunan serta Ketua Program Studi dari masing-masing jurusan turut menambah semangat dan dukungan bagi para peserta yang memadati ruangan sejak pagi hari.
Sebagai narasumber utama, panitia menghadirkan Triananda Zainal Arifin, seorang praktisi yang telah malang melintang sebagai desainer grafis dan fotografer profesional. Dalam pemaparannya, Triananda mematahkan stigma bahwa karya berkualitas selalu membutuhkan perangkat mahal dengan menekankan pentingnya skill individu. "Fotografi yang luar biasa tidak selalu bergantung pada seberapa mahal atau canggih alat yang kalian gunakan, namun lebih fokus pada pemahaman teknik dan sejauh mana kalian mampu menguasai alat tersebut secara maksimal untuk menangkap sebuah cerita," ujar Triananda di hadapan para mahasiswa.
Lebih lanjut, ia juga mendalami esensi dari dunia kreatif yang merujuk pada tema utama acara ini. Triananda menjelaskan bahwa kekuatan sebuah karya terletak pada pesan yang terkandung di dalamnya. "Penting untuk diingat bahwa desain grafis bukan sekadar kegiatan menempelkan gambar dan teks agar terlihat bagus. Desain adalah sebuah bahasa komunikasi; ia merujuk pada pesan apa yang ingin kalian sampaikan kepada target audiens. Sebagaimana fotografi yang harus mampu bercerita, desain pun harus bisa berbicara mewakili pemikiran desainer kepada publik," tambahnya dengan tegas.
Pendalaman materi tersebut kemudian langsung diwujudkan melalui aksi nyata di mana para mahasiswa mengeksplorasi kreativitas mereka secara mandiri. Suasana aula berubah menjadi ruang kerja kreatif yang dinamis saat setiap peserta mulai mempraktikkan teknik pengambilan gambar dan pengolahan desain grafis di bawah bimbingan langsung sang ahli. Antusiasme tinggi yang menyelimuti proses ini membuahkan hasil yang memuaskan, di mana masing-masing peserta berhasil menciptakan portofolio berupa karya foto dan desain orisinal yang merepresentasikan ide mereka sendiri. Keberhasilan ini diharapkan menjadi langkah awal yang solid bagi mahasiswa Matematika dan Fisika untuk memiliki modal keterampilan teknis yang mumpuni saat terjun ke dunia digital profesional nantinya.