Dorong Publikasi Ilmiah, LPPM UNU Blitar Buka Penerimaan Proposal Penelitian

Rektor UNU Blitar, Prof. Dr. H. M. Zainuddin saat memberikan sambutan pada workshop peningkatan mutu institusi, Kamis (8/4/2021) menyinggung mengenai pentingnya peningkatan mutu UNU Blitar melalui publikasi ilmiah dosen. “Di usia UNU Blitar yang memasuki tahun ke-5 pada 2021 ini, UNU Blitar telah mendapatkan Peringkat 2 Nasional antar PTNU yang berbadan hukum nahdlatul ulama, bahkan menduduki Peringkat 8 Nasional untuk PTNU melalui pemeringkatan Webometrics. Indikator utama pemeringkatan tentu dari publikasi ilmiah dosen. Oleh karena itu, mutu institusi harus tetap ditingkatkan secara profesional dan berintegritas melalui penelitian hingga menghasilkan luaran karya ilmiah”, paparnya.

Menindaklanjuti hal tersebut, Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LPPM) Universitas Nahdlatul Ulama Blitar melalui Pusat Penelitian, Publikasi dan HKI membuka kesempatan bagi seluruh dosen di lingkungan Universitas Nahdlatul Ulama Blitar untuk mengajukan proposal pendanaan penelitian Tahun 2021. 

Proposal harus sudah diterima LPPM paling lambat 21 April 2021. Hal ini disampaikan oleh Kepala Pusat Penelitian, Publikasi dan HKI, Ahmad Saifudin, M.Pd dalam keterangan pers, Jumat (9/4/2021) kemarin.

Melalui kegiatan ini, lanjutnya, UNU Blitar mendorong seluruh dosen untuk aktif melakukan penelitian minimal setahun sekali. Anggaran yang disediakan bersumber dari pendanaan internal perguruan tinggi berdasarkan jumlah proposal penelitian yang dinyatakan lolos seleksi. 

Untuk luaran penelitian, dosen dapat memanfaatkan publikasi ilmiah melalui Jurnal UNU Blitar.  “1 Jurnal terakreditasi Sinta 3, sementara 2 lainnya Sinta 4. Ada 2 Jurnal lagi yang tahun ini kita ajukan akreditasi di Arjuna”, tambahnya.  

Seluruh dosen yang akan mengajukan proposal penelitian tahun 2021 ini agar memperhatikan tanggal penting dan sistematika proposal penelitian sesuai standar LPPM. Template sistematika proposal penelitian dapat diunduh di situs resmi LPPM UNU Blitar. 

Disinggung mengenai pendanaan pengabdian, Ahmad Saifudin mengatakan bahwa tahun ini, mekanisme pendanaan pengabdian berbeda dibanding tahun sebelumnya. “Tahun 2021 ini, diprioritaskan pendanaan penelitian terlebih dulu, jika ada progres penelitian yang baik hingga menghasiilkan luaran, baru kita berikan kesempatan untuk mengajukan proposal pengabdian”, pungkasnya.


Warning: Undefined variable $arraymodalhomepage in /home/unublitarac/public_html/index.php on line 489